Aku, bintang dan dirimu. Hahaha kalau ucapin kata ini jadi teringat waktu taraweh.. Loh? Kok bisa?
Waktu puasa tahun ini, aku jadi sering naik ke gedung tinggi, kadang bareng ama teman kadang sendiri..
Aku naik ke gedung itu bukan karena mau dibilang hebat atau pemberani, namun aku naik ke gedung itu untuk menikmati indahnya malam hari dan cahaya bintang, biasanya aku betah duduk2 diatas gedung 6 lantai sampai selesai shalat taraweh..
Kenapa aku suka duduk disitu, sebenarnya ada 3 alasan aku betah nongkrong disitu, pemandangannya indah, udaranya sejuk, dan lebih dekat dengan bintang.. Hmm.. Seandainya saja wiwi ada disampingku.. Atau paling tidak dia juga melihat bintang yang kulihat,
"ingin kulihat indahnya bintang dilangit dan ingin agar kau melihatnya juga, kemudian kubayangkan wajahmu dilangit, dan segera kututup mataku mengingat wajahmu, sebelum waktu membuatku terlupa akan wajahmu, kemudian akan kuingat dalam2 wajah mu, agar aku tak lupa betapa indahnya wajahmu.. Kau adalah wanita yg sempurnah" (sumpah kalau yg ini nggak gombal)